Mengenal PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder): Ketika Trauma Terus Membayangi Kehidupan
PTSD atau Post-Traumatic Stress Disorder merupakan gangguan kesehatan mental yang dapat terjadi setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis yang sangat mengancam, menakutkan, atau menyedihkan.
Apa Itu PTSD?
PTSD adalah gangguan mental yang muncul setelah seseorang mengalami kejadian traumatis seperti kecelakaan berat, kekerasan fisik atau seksual, bencana alam, peperangan, kehilangan orang terdekat secara mendadak, atau peristiwa lain yang mengancam keselamatan.
Meskipun sebagian besar orang dapat pulih secara alami setelah trauma, sebagian lainnya mengalami gejala yang menetap selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari.
Penyebab PTSD
- Kecelakaan lalu lintas serius
- Bencana alam (gempa bumi, banjir, tsunami)
- Kekerasan fisik atau seksual
- Perundungan berat (bullying)
- Pengalaman perang atau konflik bersenjata
- Kehilangan anggota keluarga secara mendadak
- Menjadi saksi kejadian tragis
Gejala PTSD
1. Mengalami Kembali Trauma (Re-experiencing)
- Kilas balik (flashback)
- Mimpi buruk berulang
- Ingatan traumatis yang muncul tiba-tiba
- Perasaan seolah kejadian tersebut terjadi kembali
2. Menghindari Hal yang Mengingatkan Trauma
- Menghindari tempat tertentu
- Menghindari orang atau situasi tertentu
- Menolak membicarakan kejadian traumatis
3. Perubahan Emosi dan Pikiran
- Merasa bersalah berlebihan
- Sulit merasakan kebahagiaan
- Kehilangan minat terhadap aktivitas yang disukai
- Merasa terasing dari orang lain
4. Waspada Berlebihan (Hyperarousal)
- Mudah terkejut
- Sulit tidur
- Mudah marah
- Sulit berkonsentrasi
- Merasa selalu dalam bahaya
Siapa yang Berisiko Mengalami PTSD?
๐จ Trauma Berat
Mengalami kejadian yang sangat mengancam keselamatan.
๐ถ Trauma Masa Kecil
Riwayat kekerasan atau penelantaran saat kecil.
๐ค Kurang Dukungan Sosial
Tidak memiliki keluarga atau teman yang mendukung.
๐ง Riwayat Gangguan Mental
Pernah mengalami depresi atau gangguan kecemasan.
Dampak PTSD Jika Tidak Ditangani
- Depresi
- Gangguan kecemasan berat
- Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan
- Gangguan hubungan sosial
- Penurunan produktivitas kerja
- Risiko perilaku menyakiti diri sendiri
Penanganan PTSD
PTSD dapat ditangani dengan bantuan tenaga profesional kesehatan mental melalui:
- Psikoterapi (CBT)
- Trauma-Focused Therapy
- EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing)
- Konseling Psikologis
- Obat-obatan dari Psikiater bila diperlukan
Butuh Bantuan Profesional?
Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala PTSD yang mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater RS Kesehatan Mental Barlian.
Buat Janji Konsultasi










